Jumat, 06 Agustus 2021

Review "Ruang Bermain Anak"

Ruang Bermain Anak di Rumah
Narasumber : Rahmi Elsa Diana IP Tangerang kota
Host : Tietien Suhartini IP Bali
Operator : Asmaul HusnaIP Jogja


Pandemi membuat rumah menjadi mutlak adanya sebagai ruang bermain ramah anak, maka menjadi kewajiban orangtua untuk menciptakan setiap rumah sebagai tempat bermain yang ramah agar anak tetap bisa mengeksplorasi lingkungan sesuai usia tumbuh kembangnya dengan sumber daya yang ada.

'Stimulasi dihadirkan melalui kasih sayang, karena interaksi ini mempengaruhi fungsi otak dan perkembangan anak dan kegiatan bermain adalah strategi utama dalam pembelajaran anak usia dini'

Dengan adanya pernyataan tersebut dan ditambah dengan kondisi pandemi beberapa tahun terakhir, menjadi sangat penting untuk orangtua mempelajari bagaimana menciptakan rumah sebagai ruang bermain yang ramah anak

Ada 2 Komponen penting yang perlu diperhatikan untuk menciptakan ruang bermain ramah anak, yaitu :
1. Komponen Aktivitas Anak, yang berhubungan dengan;
  • Waktu 
  • Stimulasi
  • Kegiatan bermain

2. Komponen ruang yang terdiri dari 
  a. Elemen pembentuk ruang:
    • Bidang penyusun ruang (elemen fisik) yang meliputi
1. dasar (lantai)
2. vertikal (dinding),
3. bidang atas
    • Kualitas (elemen non fisik) yang meliputi suara, cahaya, tekstur, warna, dll

  b. Fungsi 
   • tetap
   • temporal : sungai, jalan

Prinsip ruang ramah anak
1. Fleksibilitas ruang 
2. Kenyamanan ruang yang meliputi udara yang baik, pengaturan cahaya, dan lain lain
3. Keamanan ruang untuk memudahkan orangtua dalam pengawasan anak, serta meminimalisir bahaya yang terjadi saat anak sedang bermain
4. Kebersihan dan kerapihan bisa meliputi kemudahan bagi orangtua atau anak untuk membereskan kembali peralatan bermain setelah selesai menggunakan, sehingga ruangan bisa digunakan kembali saat bermain.
5. Kelengkapan fasilitas menjadi PR bagi orangtua untuk menyediakan fasilitas sebagai alat dan bahan untuk anak dalam mengeksplorasi sumber daya yang dimiliki untuk mengoptimalkan proses tumbuhkembangnya



Kamis, 19 April 2018

Fitrah Bakat (Day 67)

Hari ini si kecil tidak mau ditinggal Bunda olahraga pagi.
Alhasil Bunda jadi ngajak Mifzal ikut serta jalan pagi. Meski tidak bisa ambil rute jauh dan tidak bisa lari-lari kecil seperti biasanya karena harus mendorong sepeda kecil, setidaknya tetap semangat jalan kaki.

Selama dijalan :
1. Mifzal melihat hewan anjing, ayam dan kucing, sambil mengingat bagaimana suara masing-masing hewan dan menyamakan di gambar kartu hewan.
2. Menyapa tetangga yang kebetulan bertemu di jalan atau memberi respon saat disapa (Bunda memberi contoh dahulu, setidaknya mengusahakan Mifzal merespon dengan menatap orang yang diajak atau mengajak bicara)

Aktivitas Mifzal setelah ikut Bunda jalan pagi sekaligus belanja adalah sarapan, mengantar ayah berangkat bekerja sampai di depan gerbang rumah dan kemudian tidur.

Sore hari saat ayah datang, Mifzal sudah rapi seusai mandi dan makan sore. Sementara Bunda dan ayah makan, Mifzal ikut duduk di kursinya sambil heboh bermain alu (alat untuk menghaluskan makanan Mifzal). Terlihat si kecil suka sekali saat diberi alu pertama kalinya. Si kecil berteriak sambil menggoyang-goyangkan badannya dan tertawa. Mifzal mudah bosan dengan mainan. Si kecil suka sekali hal-hal baru, entah mainan, suasana atau tempat-tempat baru.

#FitrahBakat
#19April2018
#Tulungagung
#7m21d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Rabu, 18 April 2018

Fitrah Bakat (Day 66)

#FitrahBakat
#18April2018
#Tulungagung
#7m20d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Selasa, 17 April 2018

Fitrah Bakat (Day 65)





#FitrahBakat
#17April2018
#Tulungagung
#7m19d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Senin, 16 April 2018

Fitrah Bakat (Day 64)

Edisi Bunda kesiangan pagi ini...

Maka yang terjadi selanjutnya adalah, jadwal memasak pagi yang molor, berakibat beberea rumah termasuk menyapu lantai menjadi semakin molor.
Yang kena imbas jelas si Mifzal, jadi kehilangan jadwal melantai yang biasanya sudah dimulai sejak habis shubuh.

Ayah sibuk membantu Bunda menyiapkan sarapan, sehingga untuk alasan keamanan dan kemudahan pengawasan, Mifzal diletakkan di kursi makannya.



#FitrahBakat
#16April2018
#Tulungagung
#7m18d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Minggu, 15 April 2018

Fitrah Bakat (Day 63)

Hari Minggu kali ini, Mifzal di rumah berdua dengan Bunda.

Akibat bunda sakit beberapa hari kemarin, berdampak kacaunya agenda rutin ayah. Biasanya ayah ke Blitar hari sabtu untuk 'sambang' mbah kung dan mbah uti. Karena sabtu harus menemani bunda dirumah, maka agendanya harus mundur dan diganti hari minggunya.

Mifzal berdua dengan bunda sejak habis shubuh sampai sekitar jam 4 sore saat ayah sudah kembali ke rumah.
Seperti biasa, bunda membiarkan Mifzal lebih banyak melantai sementara bunda mengerjakan tugas domestik. Harapan bunda agar si kecil semakin banyak mengeksplorasi hal-hal di sekitarnya yang mungkin menarik minatnya.

Bunda cukup mengawasi dan segera mengambil tindakan saat si kecil mendekati hal-hal yang mungkin membahayakan.

#FitrahBakat
#15April2018
#Tulungagung
#7m17d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Rabu, 11 April 2018

Kelas Portofolio Day 52-60

Tugas 1
Identifikasi Bakat Panca Indera (BPA hlmn 205)
Setelah benar-benar menghayati masing-masing bakat yang tertera, tidak ada satupun yang 'gue banget', bahkan setidaknya yang sedikit mendekati pun hampir tidak ada.

Tugas 2
Identifikasi 6 Bakat Peran sekaligus Kekuatan Diri (BPA hlmn 211-216)
1. Analyst
2. Evaluator
3. Motivator
4. Restorer
5. Selector
6. Treasury

Tugas 3
Menciptakan 'Ruang Aktualisasi Diri' berdasarkan tugas 1 dan 2
Jujur saja, kelemahan saya adalah masih belum bisa keluar dari 'zona nyaman'. Sedikit banyak sudah mengerti kekuatan diri dan passion, sehingga yang terjadi adalah semangat yang naik turun dan berakibat kurang pede saat harus diminta all-out. Yaps, kurang jam terbang.
Bukan hanya sekedar kurang, tetapi memang karena tidak diciptakan 'ruang khusus' untuk meningkatkan jam terbang.
Sebagai contoh:
Saya suka menulis.
Jika dilihat dari bakat peran yang saya miliki yaitu 'motivator', seharusnya saya bisa terus produktif menulis untuk memberi motivasi orang lain atau bahkan menginspirasi. Sayangnya, hal ini terlewat begitu saja karena masih belum berani keluar dari 'zona nyaman'

Tugas 4
Membuat Kartu Nama
Masih belum terpikirkan membuat kartu nama.
Karena yang ada dalam benak saya, dalam sebuah kartu nama akan terpampang logo keluarga selain identitas diri. Sementara logo keluarga (lagi-lagi menurut saya) haruslah simpel, unik, dan sarat visi misi keluarga.

Tugas 5
Me-list 10 tempat magang untuk anak.
1. Kampus IAIN (Tulungagung)
2. SMK Plus NU (Sidoarjo)
3. Animax plus 9000 (Surabaya)
4. Rumanos Management (Surabaya)
5. Griya Parenting (Surabaya)
6. LP3T (Surabaya)
7. HR-Edukasi (Surabaya)
8. P3H (Surabaya)

Sementara masih memiliki list ini. Semoga bisa bertambah seiring berjalannya waktu, karena kebetulan baru saja 'boyong' ke kota Tulungagung dan masih awam di daerah tersebut.

Kamis, 29 Maret 2018

Fitrah Keimanan (Day 46/5)

"Contoh lebih baik dari perintah"
Kami berdua berusaha menggenggam erat pepatah ini.

Bagaimanapun sudah alaminya, seseorang tidak ingin dipaksa melakukan hal yang ia sendiri tidak faham apa maksud dan tujuannya, termasuk manfaatnya untuk diri sendiri.

Mengingat kembali masa kecil kami yang justru lebih malas melakukan sholat, apalagi dengan diperintah berulang kali.

Kami berdua sepakat untuk tidak banyak berbicara melainkan lebih banyak memberi contoh dan melibatkan ananda di setiap aktvitas ibadah, utamanya sholat. Meletakkan ananda di tempat dimana ia bisa melihat aktivitas orangtuanya sholat, berpamitan sebentar saat akan melakukan sholat dan memintanya bekerjasama dengan baik. Kami yakin, akan ada saatnya si kecil penasaran dan bertanya, dan pada saat itulah kami harus siap menjawabnya dengan jawaban yang mampu membuatnya faham, untuk apa sebenarnya kami sholat, mengapa harus, bagaimana dan lain sebagainya

#Emhome
#29Maret2018
#Tulungagung
#7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Rabu, 28 Maret 2018

Fitrah Keimanan (Day 45/4)

Berdoa di setiap memulai aktivitas.

Salah satu cara ini juga merupakan salah satu cara kami membangkitkan fitrah keimanan pada diri ananda.
Dengan memberi contoh berdoa di setiap memulai dan mengakhiri suatu aktivitas, misal ketika makan, selesai makan, mandi, selesai mandi, berangkat bepergian, dan lainnya, kami berharap ananda suatu saat paham bahwa ada Alloh yang menyertai di setiap langkah kita sehingga kita mampu terus mengingatnya dan memohon kebaikan dan keberkahan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

Kami berdua biasanya memberi contoh dengan melafalkan doa bersama dan membuatnya menyenangkan, kemudian tak lupa menerjemahkannya dalam bahasa yang ananda pahami sehari-hari.

#Emhome
#28Maret2018
#Tulungagung
#6m28d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Selasa, 27 Maret 2018

Fitrah Keimanan (Day 44/3)

Alhamdulillah sejak Mifzal masuk usia 5 bulan, saya bertekad mengajaknya sholat berjamaah di masjid ketika maghrib.
Yang biasanya maghrib saya sholat dirumah sementara yang lain ke masjid, sedikit demi sedikit saya ubah. Saya sendiri toh juga kangen sholat di masjid. Karena semenjak melahirkan, praktis saya hanya sholat dirumah karena Mifzal belum memungkinkan dibawa ke tempat umum.

Alhamdulillahnya lagi, baik rumah orangtua di Surabaya maupun mertua di Blitar, rumahnya mepet dengan masjid, jadi barangkali si Mifzal rewel dan kemungkinan mengganggu jamaah lainnya, saya bisa langsung pulang.
Awal mengajaknya sholat kebetulan sedang mudik ke Surabaya. Reaksi pertamanya 'happy'. Iya, Mifzal termasuk anak yang cepat bosan dan suka hal-hal baru. Masjid baginya adalah hal baru dan dia terlihat sangat 'excited'.
Hari kedua mulai berusaha paham dan sayangnya Mifzal termasuk anak yang kurang suka dengan suara bising dan keras. Sehingga ketika jamaah mengucap 'amin', dia terlihat ketakutan dan ingin menangis, meski lucunya dia berusaha menahan tangisnya dengan mengalihkan menggigit mainan yang dibawa.

Setelah kembali ke Blitar pun rutinitas itu tetap saya lakukan. Sayangnya setelah pindah ke Tulungagung, rutinitas tersebut terpaksa harus saya hentikan karena lokasi masjid yang jauh dari rumah dan jalanan menuju masjid cukup sepi dan tidak memungkinkan membawa bayi. Sekalipun begitu, saat saya sholat dan dia sedang tidak tidur, saya usahakan meletakkan dia di tempat yang sekiranya bisa melihat aktivitas apa yang sedang saya lakukan. Sehingga nanti saat dia penasaran dan sudah mampu bertanya, saya bisa menjelaskan apa, bagaimana, dan untuk apa saya melakukan sholat

#Emhome
#27Maret2018
#Tulungagung
#6m27d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Minggu, 25 Maret 2018

Fitrah Keimanan (day 42/1)

Membangkitkan Fitrah Keimanan

Kadang terbetik perasaan sulit saat harus berusaha membangkitkan fitrah keimanan si kecil melalui imaji positif tentang Tuhannya dengan latar belakang pola asuh yang pernah dialami orangtuanya zaman dahulu (melalui doktrinasi).
Seperti misalnya, harus rajin sholat karena hukumnya wajib bagi muslim, lalu ditambah embel-embel jika ingin masuk surga dan tidak masuk neraka.

Butuh belajar banyak dari para orangtua 'jaman now' yang sedikit banyak sudah mengubah mindsetnya dan mulai menerapkan pola asuh dengan membangkitkan fitrah yang sudah terinstal dalam diri anaknya sejak lahir.

Sudah berusaha membicarakan hal ini dengan suami. Meski kata sepakat dalam tataran 'forum' terkadang masih juga butuh perjuangan yang wah ketika harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak si kecil baru lahir, kami membiasakan berusaha hadir saat ia membuka mata dari tidurnya. Entah cukup ibunya, ayahnya saja atau tak jarang berdua jika kami sedang berkumpul bersama di rumah. Mengucap 'assalamu'alaikum' kemudian dilanjut dengan doa bangun tidur :
"Alhamdulillahil ladzi ahyana ba'dama amatana wa ilaihin nusuur"

Kemudian menambahkan "terima kasih ya Alloh, sudah membangunkan mifzal dari tidurnya mifzal. Semoga tidurnya mifzal malam tadi barokah (membuat badan segar dan sehat) dan bangunnya mifzal ini nanti membuat barokah dan manfaat untuk diri mifzal, ayah bunda dan orang-orang di sekeliling mifzal. Amiiin...."

Entah ini sudah termasuk 'membangkitkan fitrah keimanan' ananda atau bukan. Yang jelas kami rutin melakukan hal tersebut sampai sekarang dengan harapan si kecil mengerti bahwa yang bisa membuat ia tidur nyenyak adalah Alloh dan yang bisa membuatnya bangun dari tidur nyenyaknya pagi hari pun juga Alloh dan hanya karena kuasa Alloh.

#Emhome
#25Maret2018
#Tulungagung
#6m25d
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Minggu, 18 Maret 2018

My Home Team (Day Special)

Saat mendapat tantangan kali ini, ada perasaan campur aduk. Senang karena kami sudah pernah membicarakan hal ini sebelumnya dan sedikit merumuskannya. Sedihnya karena sejak hari merumuskan itu, kami belum pernah berusaha memperbaiki konten rumusan kami yang dibuat secara mendadak dalam forum seminar yang kami ikuti di Surabaya (tanggal 10 Desember 2016).
Padahal sudah setahun lebih berlalu.

Nama Keluarga: Emhome

Alasan memilih nama itu: diambil dari nama kami berdua yang berawalan huruf M. Dan kami berharap keluarga dan keturunan kami nantinya adalah keluarga yang mendapat syafa'at nabi Muhammad dan mampu meneladani sifat-sifatnya.

Visi:
Beriman, Jujur, Disiplin, Mandiri, Mulia

Misi:
Alloh Ridho, potensi berkembang, unggul (menjadi uswah dan memberi manfaat), survive, bahagia dan selamat dunia akhirat

Akun keluarga:
emhome.team@gmail.com

Akun anak:
Email: mifzallabib.na@gmail.com
Blog: mifzallabib@blogspot.com

Selasa, 13 Maret 2018

Alhamdulillah...alhamdulillah....alhamdulillah...

Mulai stabiiil....

Kalau kemarin setelah menyiapkan bahan makanan seisi rumah malamnya, Bunda harus ngantuk-ngantuk saat menemani Mifzal, hari ini sudah lumayan 'strong'.
Meski ya-tidak dipungkiri- saat ayah pulang istirahat kerja dan si kecil sama ayah, Bunda bisa-bisanya lelap beberapa menit.

Menjadi ibu itu harus tahan banting. Multitasking. Tapi harus 'Selalu bahagia'.
Amazing memang.
Kuncinya harus banyak nyetok sabar dan makin sering bersyukur.

Hari ini tidak ada kendala berarti, masak sarapan beres sebelum ayah berangkat kerja, menemani Mifzal bermain juga oke, dan masih bisa masak lagi untuk makan siang plus malamnya.

Si Mifzal makin sering merayap!
Ah senangnyaaa....alhamdulillah.
Berarti yang kemarin bukan cuma 'saking bikin bunda happy' aja dong ya..

Malam ini baru bisa ketik-ketik usai menyiapkan bahan masakan untuk esok hari.
Alloh, terimakasih untuk kekuatan super hari ini...
Besok, mohon bimbinganMu lagi...



#day30
#13maret2018
#Tulungagung
#kelasportofolioanakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#mengikatmaknasepenuhcinta
#pekakanunikanak

Minggu, 11 Maret 2018

Alhamdulillaah..

Hari ini bahagia...
Meski separuh hari dijalani sambil agak mengantuk.

Acara masak memasak sukses tidak memakan banyak waktu karena persiapan kemarin.

Bonus banyak bermain si kecil hari ini adalah kejutan, akhirnya pertama kalinya si kecil bisa merayap di lantai. Bahagianyaaaa.....

Kalau kemarin-kemarin hanya berguling, hari ini benar-benar merayap.
Yakin akan ada bonus-bonus lainnya jika saya mantap komitmen mematuhi jadwal yang dibuat dan mengedepankan hak anak.
Besok apa lagi ya?

#day29
#12maret2018
#Tulungagung
#kelasportofolioanakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#mengikatmaknasepenuhcinta
#pekakanunikanak

Persiapan Beres!!

Yeaayyy....
Alhamdulillah....
Terasa siap menyambut hari esok.

Agenda hari ini menyiapkan sarapan dan menu makanan untuk besok, baik untuk anggota keluarga yang dewasa maupun si bayi.
Daan... Selesai di detik-detik terakhir mengumpulkan tugas.

Iya...karena untuk saya yang tidak suka memasak namun dituntut untuk bisa dan mau memasak, kegiatan itu cukup menyita banyak waktu dan pikiran. Kalau harus dikerjakan saat si bayi bangun, rasa-rasanya saya banyak sekali mengurangi haknya untuk bermain bersama bundanya...

Malam ini semua persiapan beres, sekalipun tamu keluarga baru pulang sore tadi, kegiatan domestik selesai malam ini juga. Waahh...siap bermain bersama si kecil besok.
Semoga Alloh mudahkan apa yang menjadi rencana saya...amiin...


#day28
#11maret2018
#Tulungagung
#kelasportofolioanakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#mengikatmaknasepenuhcinta
#pekakanunikanak

Sabtu, 10 Maret 2018

Masih tentang 'Rumah Baru'

Masih tentang 'pindahan'
Saya kira 'gedebak gedebuk' pindahan dan dramanya usai sudah.
Tinggal adaptasi, adaptasi dan adaptasi...
Ternyata oh ternyataa... Ada yang belum sempat terpikirkan.
Iya.. Tamu.
Banyaknya keluarga yang ingin menengok rumah baru dan menanya kabar orang baru ternyata bisa jadi tantangan tersendiri.

Siang ini 'surprise' keluarga surabaya datang tanpa pemberitahuan. Untungnya kondisi rumah sempat sedikit dirapikan semalam. Bunda juga sudah sempat belanja keperluan sayuran untuk masak seminggu kedepan diantar ayah dan Mifzal. Masih terbata mencari rute terdekat ke pasar.

Baiklaaah...
Agenda menyiapkan bumbu dan bahan dapur untuk seminggu ke depan ter-pending sudah. Besok juga sudah ada yang antri akan datang. Sejauh ini si kecil enjoy dan happy saat kedatangan tamu (merasa banyak teman karena biasanya cuma berdua dengan Bunda kalau ayah kerja). PR Bunda lumayan nih... Semoga Bunda tetap bisa fokus mengasuh si kecil meski harus sambil melayani para tamu yang datang.

#day27
#10maret2018
#Tulungagung
#kelasportofolioanakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#mengikatmaknasepenuhcinta
#pekakanunikanak

Jumat, 09 Maret 2018

Drama Pindahan

Setelah drama pindahan hingga lupa menyetor tugas karena kelelahan...

Hari ini hari pertama dirumah kontrakan baru. Nano nano rasanya pertama kalinya mengurus si kecil sendirian full selama sehari. Ditambah dengan drama 'nempel kaya perangko'. Iya, si kecil benar-benar tidak bisa ditinggal sedikitpun, bahkan waktu tidur. Baiklah, mungkin karena masih beradaptasi dengan lingkungan baru. Sempat strez karena barang-barang menumpuk dan terasa memanggil-manggil untuk segera dibereskan. Tapi yakin, ini pasti tidak lama. Si kecil lama-lama akan terbiasa dan bisa diajak kerjasama kalau sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan baru rumah kontrakan baru.

Maka, dihari ke26 ini, hari keempat setelah utak atik waktu, justru belum bisa patuh pada jadwal yang sudah dibuat. Waktu bersama si kecil lebih banyak memang, tapi urusan lainnya malah terbengkalai. Semoga tidak lama, si kecil segera beradaptasi dan Bundanya bisa on track lagii...amiin...

#day26
#9maret2018
#Tulungagung
#kelasportofolioanakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#mengikatmaknasepenuhcinta
#pekakanunikanak

Rabu, 07 Maret 2018

Waktu tambahan!!

Hari kedua setelah mencoba utak atik waktu...
24 jam yang dipunya setiap hari menjadi terasa berbeda saat kita berusaha memanfaatkan dengan baik. Semaksimal dan seoptimal mungkin. Terasa lebih bermakna.

Hari kedua setelah hari kemarin berbunga-bunga. Ternyata, saat kita sudah memiliki niat baik saja, terasa banyak sekali Alloh mudahkan kita untuk melangkah mendekatkan kita pada niat baik itu. Tantangan selanjutnya adalah istiqomah!

Terbukti seperti hari ini, saat harus bangun kesiangan karena begadang 'packing' persiapan pindahan yang terasa 'nggak kelar-kelar' ditambah masuk angin semalam, maka agenda mencuci baju yang sedianya selesai malam hari sehingga pagi tinggal menjemur, terpaksa harus dilakukan pagi hari itu juga. Belum lagi agenda memasak, ditambah agenda lainnya seperti harus mengantri lama untuk imunisasi si kecil di posyandu. Rasa-rasanya seperti 24jam tidak akan cukup.
Tetapi ternyataaa...
Alloh mudahkan semuanya.
Si kecil cooperative sekali tidur pagi lebih lama sehingga memungkinkan Bunda nya mengerjakan lebih banyak hal urusan domestik sekalipun pagi tadi Bunda harus bangun kesiangan. Bunda jadi semacam diberi waktu tambahan.

Semoga dan semoga Alloh istiqomahkan saya untuk tetap berada sesuai awal niat baik saya...amiin..

Selasa, 06 Maret 2018

Pemanasan...

Day One....!!!

Hari pertama setelah coba utak atik 24 jam yang saya punya atas amanahNya.

Masih pemanasan.
Kemarin coba utak atik waktu dan mem-planning untuk dirumah kontrakan baru di Tulungagung.
Kenapa berbeda?
Ya, karena disana nantinya serumah hanya bertiga sehingga tanggung jawab saya pun tidak sebanyak saat ini dan pengelolaan waktu bisa lebih leluasa, insyaAlloh. Tanggung jawab sebagai hambaNya, sebagai istri, ibu dan pemimpin diri saya sendiri.

Toh, hari-hari ini saya masih disibukkan dengan packing pindahan yang rencana sudah tinggal dua hari lagi. Packing sambil 'momong' bocah, sambil masak dan sambil sambil lainnya. Single fighter. Terpaksa begitu karena suami pagi-pagi sudah harus berangkat kerja dan pulang usai maghrib. Terlampau lelah dengan perjalanan rumah-kantor yang jaraknya cukup 'wah' sehingga tidak memungkinkan membantu packing barang remeh temeh yang kalau dilakoni ternyata jadi 'wow', nggak ada habisnya.

Namun, pagi ini cukup terharu saat semua urusan domestik selesai dan si kecil pulas tertidur sementara Bunda nya gedebak gedebuk kesana kemari. Priceless. Padahal baru pemanasan ini.
Butuh tekad kuat memang.
Terus berdoa semoga Alloh mudahkan apa yang menjadi rencana saya dan yang paling penting juga mendapat ridhoNya.. Amiiin...

#day23
#6maret2018
#Blitar
#kelasportofolioanakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#mengikatmaknasepenuhcinta
#pekakanunikanak